Umum – www.ketapang.info: KETAPANG, SP – Kapolres Ketapang, AKBP Sunario mengungkapkan, identitas mayat wanita yang ditemukan terikat batu yang mengapung di Sungai Pawan bernama Lilis. “Pertama kali menemukan mayat nelayan pencari ale-ale. Kondisi...

Umum – www.ketapang.info
Portal Otomatis Kabar Daerah, Beasiswa dan Lowongan Kerja 
KETAPANG, SP – Kapolres Ketapang, AKBP Sunario mengungkapkan, identitas mayat wanita yang ditemukan terikat batu yang mengapung di Sungai Pawan bernama Lilis. "Pertama kali menemukan mayat nelayan pencari ale-ale. Kondisi mayat terikat dan digantungi batu dan pasir, setelah dievakuasi mayat kita bawa ke rumah sakit Agoesdjam untuk identifikasi diketahui korban bernama Lilis warga Sukabangun Dalam," ungkapnya, Rabu (23/5). Kapolres menyebutkan, Lilis diduga tewas dibunuh oleh sang suami yang diketahui bernama Ayong. Dugaan itu muncul setelah kepolisian mengetahui identitas korban. Serta memeriksa anak korban. Diketahui dari hasil pemeriksaan itu, Ayong dan Lilis sempat terlibat keributan pada Selasa (22/5) dini hari. Sejak itu, sang anak tidak ada bertemu dengan ibunya lagi. "Bisa jadi Lilis dibunuh oleh suaminya (Ayong-red) tapi kita masih dalami lagi apakah suaminya yang membunuh atau tidak, jadi kita akan mintai keterangan saksi-saksi dan mencari tahu motifnya seperti apa," katanya. (teo) baca selengkapnya https://ift.tt/2GK8B34
May 23rd 2018, 13:18, by admin

View on Instagram https://ift.tt/2kidg3B

The post KETAPANG, SP – Kapolres Ketapang, AKBP Sunario mengungkapkan, identitas mayat wanita yang ditemukan terikat batu yang mengapung di Sungai Pawan bernama Lilis. “Pertama kali menemukan mayat nelayan pencari ale-ale. Kondisi mayat terikat dan digantungi batu dan pasir, setelah dievakuasi mayat kita bawa ke rumah sakit Agoesdjam untuk identifikasi diketahui korban bernama Lilis warga Sukabangun Dalam,” ungkapnya, Rabu (23/5). Kapolres menyebutkan, Lilis diduga tewas dibunuh oleh sang suami yang diketahui bernama Ayong. Dugaan itu muncul setelah kepolisian mengetahui identitas korban. Serta memeriksa anak korban. Diketahui dari hasil pemeriksaan itu, Ayong dan Lilis sempat terlibat keributan pada Selasa (22/5) dini hari. Sejak itu, sang anak tidak ada bertemu dengan ibunya lagi. “Bisa jadi Lilis dibunuh oleh suaminya (Ayong-red) tapi kita masih dalami lagi apakah suaminya yang membunuh atau tidak, jadi kita akan mintai keterangan saksi-saksi dan mencari tahu motifnya seperti apa,” katanya. (teo) baca selengkapnya https://ift.tt/2GK8B34 appeared first on www.ketapang.info.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.
Share: